Carlos Tevez cetak dua gol, Juve dekatkan gelar Serie A

2-tevezCarlos Tevez mencetak dua gol ketika Juventus mengalahkan Fiorentina 3-2 tetapi pemuncak klasemen ini masih harus menunggu untuk memastikan gelar Liga Serie A yang keempat mereka secara beruntun ketika pesaing terdekat mereka masih mengejar.

Dengan lima pertandingan tersisa, Juventus memiliki selisih 14 angka dari Lazio di puncak Serie A tetapi kemenangan 4-0 Lazio atas Parma, yang didegradasi karena hasil itu, berarti kemenangan keempat beruntun Juve masih belum dipastikan.

“Pada tahap ini butuh sebuah mujizat bagi kami untuk tidak memenangkan gelar,” ungkap pelatih Juventus Massimiliano Allegri.

“Saya harap kami bisa mendapatkan angka yang kami perlukan di Genoa (menghadapi Sampdoria), meski kami sudah kehilangan dua pertandingan tandang kami di Parma dan Torino, jadi kami bisa berkonsentrasi penuh di Liga Champions dan Coppa Italia.”

Gonzalo Rodriguez menghantarkan Fiorentina unggul lewat tendangan penalti tetapi Fernando Llorente menyamakan kedudukan untuk Juve sebelum Tevez mencetak dua gol, mencatatkan gol ke 20 di Liga, untuk melengkapi kemenangan si Nyonya Tua.

Rodriguez melewatkan penalti kedua dalam pertandingan itu dan Josip Ilicic memperkecil ketertinggalan di menit akhir.

Marco Parolo, Miroslav Klose dan Antonio Candreva mencetak gol dalam enam menit pertama di pertandingan untuk memberikan kemenangan meyakinkan bagi Lazio atas Parma. Keita Balde menambahkan gol keempat di akhir pertandingan.

AC Milan, kembali ke pusat latihan mereka bersama pelatih Filippo Inzaghi setelah kekalahan 2-1 mereka di Udinese hari Sabtu lalu, kalah 3-1 di kandang oleh Genoa. Para pendukung yang ramah menyabut tim kesayangan mereka dengan sebuah spanduk besar yang bertuliskan “cukup” sebelum pertandingan dimulai.

Penyerang Pantai Gading Seydou Doumbia mencetak gol pertamanya untuk tim di urutan tiga AS Roma sejak kepindahannya dari CSKA Moscow bulan Januari lalu untuk mengamankan kemenangan 3-0 di Sassuolo yang meningkatkan kesempatan mereka untuk mencapai setidaknya babak play-off Liga Champions.

Alessandro Florenzi dan Miralem Pjanic melengkapi kemenangan bagi tim asuhan Rudi Garcia ini. Baca juga cara daftar Ibcbet.

 

3 Momen Paling Bersejarah di FA Cup

2-cech

Penyelamatan Peter Cech di final FA Cup, terbaik sepanjang masa, 2012

Chelsea, yang tengah bersiap menghadapi final Liga Champions, mengamankan kemenangan Double di 2012. Dan peristiwa itu sebagian besar terjadi berkat penjaga gawang mereka. Penyelamatan gemilangnya, menempis sundulan keras dari Andy Carroll ke tiang gawang, berhasil menjaga keunggulan tim dia atas Liverpool. Jika sundulan tersebut masuk ke gawang – diarahkan dengan sangat keras oleh kepala Carroll, tentu para pemain akan memiliki kesan berbeda yang diingat tentang tim Merseyside itu. Karena penyelamatan tersebut, justru Cech yang akan selalu diingat dalam pertandingan tersebut.Momen ini disiarkan langsung oleh Ibcbet .

2-watson

Ben Watson mencetak gol penentu kemenangan saat Wigan kalahkan Man City di final 2013

Pemain pengganti Ben Watson sudah beberapa saat berada di atas lapangan tetapi Sembilan menit ketika dia mencetak gol yang membantah semua asumsi tentang siapa yang akan memenangkan trofi Piala FA ini. Menghadapi tim dengan susunan tim termahal di Inggris, pemain yang sempat absen panjang karena patah kaki di musim tersebut berlari ke ujung tiang dan menyambut sepak pojok sempurna dari Shaun Maloney untuk menyontek bola melewati Joe Hart. Cukup baik dikatakan jika inilah gol yang dinikmati oleh pemimpin Wigan Dave Whelan, yang gagal mengangkat trofi Piala FA sebagai pemain 53 tahun lalu, tetapi berhasil mendapatkan trofi Piala FA sebagai pemilik klub.

2-patrick-vieira

Tendangan penalti Patrick Vieira menangkan trofi bagi Arsenal, 2005

Tendangan terkahir Patrick Vieira dalam seragam Arsenal merupakan tendangan yang sangat penting. Setelah Paul Scholes melewatkan satu tendangan penalti untuk Manchester United dalam adu tendangan penalti, tidak pernah sedikitpun pemain Perancis ini terlihat seolah-olah dia akan melakukan segala sesuatu kecuali mencetak gol. Dan karenanya, Arsenal memenangkan undian adu tendangan penalti pertama dalam sejarah final Piala FA. Tidak akan pernah ada lagi pertandingan kedua, atau pertandingan ulang dalam final. Sejak saat itu, setiap hasil imbang dalam final akan langsung diputuskan dari jarak 12 yard. Sementara itu bagi Arsenal, perlu Sembilan tahun lainnya sebelum Arsene Wenger bisa memimpin mereka ke trofi lainnya. Selama masa waktu tersebut setiap klub di liga sepak bola mengganti pelatih mereka setidaknya sekali.

 

Mario Balotelli, Luis Suarez, Fernando Torres di Anfield untuk Pertandingan Amal

2-balotelliLuis Suarez dan Fernando Torres kembali ke Anfield hari Minggu kemarin tetapi Balotelli bersinar di antara keduanya, mencetak satu gold an membantu gol lainnya dalam hasil imbang 2-2 pada pertandingan aman Liverpool All Star.

Steven Gerrard dan Jamie Carragher jadi kapten masing-masing tim dalam pertandingan di Anfield dan diikuti oleh sejumlah pemain Liverpool masa lalu dan sekarang, juga sejumlah nama bintang dari dunia sepak bola termasuk Thierry Henry dan kapten Chelsea John Terry.

Tetapi adalah dimasukannya mantan pahlawan Liverpool pada saat turun minum, Suarez dan Torres yang keduanya dipasangkan bermain bersama untuk pertama kalinya.Baca Sbobet Selengkapnya .

Akan tetapi, justru penyerang Liverpool sekarang Balotelli yang jadi pusat perhatian, cukup memerlukan Sembilan menit untuk memberi keunggulan bagi tim Carragher, mengalahkan Brad Jones dengan tendangan kaki kiri mendatar.

Tim Carragher unggul dua gol dalam 23 menit dengan Balotelli, yang baru mencetak empat gol untuk klub sejak tiba musim panas lalu, terlibat kembali dalam proses terjadinya gol ketika Didier Drogba mengirimkan bola kepada pemain Italia ini, sebelum mengalahkan Jones di depan mulut gawang.

Tim Gerrard bangkit sebelum turun minum dan justru kaptennya sendiri yang mengalahkan mantan setim Pepe Reina dari titik putih setelah Martin Kelly menjatuhkan Jerome Sinclainr.

2-suarez-torresTim Gerrard kembali dan saat turun minum mereka mengerahkan amunisi lain saat mantan pahlawan Anfield Suarez dan Torres datang bersama mengganti salah satunya Henry.

Dan tidak lama sebelum the Kop diliputi suara penuh, nyanyian dari nama-nama mantan bintang mereka ketika Torres berkolaborasi dengan Gerrard, hanya saja bagi pemain tengah ini hanya menendang tembakan yang memantul mistar.

Torres terlibat dalam peluang berikutnya ketika Carragher menjatuhkannya tetapi wasit tidak tergerak. Reina, yang secara resmi meninggalkan Liverpool ke Bayern Munich musim panas lalu, menggunakan pertandingan amal ini sebagai kesempatan mengatakan selamat tinggal kepada fans klub dan dia menerima tepuk tangan penghormatan ketika dia digantikan oleh Peter Gulasci setelah 60 menit.

Akan tetapi, gol pengganti ini langsung mengambil bola dari gawangnya sendiri ketika Gerrard menyamakan kedudukan lewat penalti keduanya dalam pertandingan itu ketika Carragher menarik Suarez dalam kotak penalty.

Diselenggarakan oleh Liverpool FC Foundation, pertandingan ini menggalang dana untuk program komunitas, yang bermanfaat bagi ribuan pemuda dan dewasa di Liverpool.

Dana tersebut juga akan mendukung rumah sakit Alder Heys di the Park, juga menyediakan paket bantuan bagi Claire House, Positive Futures, Centre 56 dan Cash for Kids.

Statistik Tunjukan David De Gea Pemain Kunci Musim Ini

De-Gea

Dengan Louis van Gaal menyebut David de Gea “luar biasa” setelah penampilan hebatnya di Newcastle, Adam Bate memperlihatkan statistik yang menunjukkan jika kiper ini telah jadi bagian krusial pada penampilan yang terus meningkat dari United.

Menurut Opta, Manchester United telah membuat 25 kesalahan yang menyebabkan kesempatan menembak ke gawang mereka musim ini. Hanya Everton yang lebih banyak melakukan kesalahan defensif ini. Tetapi, telah terjadi 14 gol ke tim asuhan Roberto Martinez dari kesalahan tersebut, sementara United hanya kebobolan 2 gol dari kesalahan itu. Hanya Chelsea yang beruntng kebobolan dari presentase yang lebih rendah dari kesalahan yang mereka buat sendiri.

Tetapi, keberuntungan bukanlah konsep yang ada pada De Gea. Jelas, Van Gaal yakin jika kontribusi brilian De Gea menunjukkan kualitas yang amat luar biasa dari seorang pemain yang melakukan tugasnya dengan baik. “Saya pikir dia tidak menyelamatkan banyak poin karena dia adalah penjaga gawang saya dan tugasnya adalah menahan bola,” ujar pelatih asal Belanda ini. “Dan jika anda berpikir itu adalah pengecualian untuk kiper lain dan itu tidaklah demikian, maaf untuk itu.”Seperti yang dikutip Agen Judi dalam situs prediksi bola mereka .

Tetapi apakah kebetulan bahwa United tampak terlihat mengendalikan keberuntungannya di lini belakang musim ini? Statistik tentang terbuangnya peluang terbuka mengungkapkan pola yang sama. Opta menyebutkan peluang terbuka sebagai “situasi di banyak seorang pemain seharusnya mencetak gol, biasanya dalam keadaan satu lawan satu atau dari jarak dekat” dan ketika menghadapi United, angkanya mencengangkan. Tim-tim kesulitan mencegak gol saat menghadapi United dalam peluang terbuka tersebut.

Ini bukanlah pertama kali United mengharuskan De Gea bermain di posisi terbaiknya untuk mengamankan angka. Banyak sekali penyelamatan sebelumnya saat menghadapi pemain Sunderland Connor Wickham pekan lalu dan pemain QPR Charlie Austin usahanya dimentahkan sebanyak dua kali. Yang paling diingat, penampilan De Gea pada kemenangan Oktober 2-1 atas Everton dalam penyelamatan gemilangnya untuk mementahkan usaha Bryan Oviedo.

Pemain Spanyol ini mencatatkan presentase penyelamatan terbaik kedua dari kiper LIga Primer regular lainnya. Hasilnya, meski jadi favorit Van Gaal, Victor Valdes belum banyak dimainkan dari bangku cadangan United. “David de Gea, tahun ini, sangat luar biasa,” ujar manajer hari Rabu lalu. “Dalam karir saya, saya punya banyak penjaga gawang. Contohnya, Edwin van der Sar adalah salah satu kiper saya dan Valdes juga dengan Barcelona, tetapi De Gea sedang punya musim yang luar biasa.”

 

 

Zlatan Ibrahimovic dukung usaha PSG datangkan Angel Di Maria

 

Zlatan Ibrahimovic mendukung habis-habisan gebrakan Paris Saint Germain yang telah disorot media untuk mendatangkan gelandang Manchester United Angel Di Maria.

Pemain internasional Swedia ini telah bermain di klub ibu kota Perancis ini selama tiga tahun terakhir dan akan sangat senang untuk bisa bermain bersama Di Maria di Parc des Princes.

Meski sempat mencatatkan awal yang baik, pemain Argentina ini kesulitan dalam musim pertamanya di Old Trafford tetapi Ibrahimovic yakin bahwa dia bisa lebih baik lagi bersama juara Perancis ini.

“Saya belum tahu karena itu belum dilakukan tetapi tentu saja jika anda mendapatkan kesempatan bermain bersama Di Maria, itu sesuatu hal yang fantastis. Pemain ini sudah memenangkan segalanya. Dia pemain fantastis yang bermain untuk tim,” ungkap Ibrahimovic seperti dikutip dari Irish Times.

“Dia memberikan kecepatan kepada tim. Dia memiliki kualitas, kualitas besar dan pastinya dia akan membuat tim kami bahkan jadi lebih baik dari hari ini. Jadi pastinya, dia akan disambut dan kami akan menerima dia dengan tangan terbuka.”

Ibrahimovic juga memuji pemilik klub atas kegigihan mereka untuk bisa membeli pemain-pemain kelas atas di tiap tahunnya dan membandingkannya dengan cara Real Madrid untuk terus berusaha menambahkan kekuatan skuad mereka meski memiliki banyak sekali bintang dunia.

“Ini menunjukkan betapa mereka mau mendapatkan apa saja yang mereka mau,” tambahnya. “Dengan berinvestasi pada pemain seperti itu. Karena setiap tahun mereka berinvestasi untuk mendapatkan pemain besar tetapi juga pemain yang cocok dengan tim.

“Jadi tidak ada batasnya. Orang-orang di balik semua ini, mereka ingin menjadi besar. Mereka juga bermimpi lebih besar lagi dan mereka akan mendapatkan yang lebih besar lagi.

“Semua ini tentang detil kecil. Real Madrid tim yang fantastis. Mereka punya pemain fantastis. Tentu saja ketika Real Madrid mendapatkan Bale mereka menjadi lebih baik dan kami akan jadi lebih baik juga pastinya dengan di Maria.”

Bos PSG Laurent Blanc memastikan dia berharap bisa membeli Di Maria dan spekulasi ini kian kencang ketika penyerang lincah ini gagal terbang ke Amerika untuk bergabung dengan rekan setimnya.

 

Manchester United bidik gelar Liga Primer

2-juan-mata-united

Juan Mata berbicara kepada Sky Sports News bahwa target utama Manchester United musim ini adalah memenangkan Liga Primer.

“Kami semua yakin bahwa kami perlu melangkah satu langkah lebih dan berusaha memperjuangkan gelar karena itulah arti dari klub ini – memperjuangkan trofi,” ungkap gelandang ini.

“Inilah tekanan yang selalu dimiliki klub. Kami tahu jika kami harus terus memperjuangkan gelar.”

Pemain 27 tahun ini menambahkan: “Kami merasa inilah yang pantas diberikan kepada fans karena betapa luar biasanya mereka mendukung kami. Kami ingin melakukannya untuk mereka, dan semoga musim ini kami akan melakukannya.”

United saat ini tengah berlatih di Amerika Serikat, di mana mereka membuka tur pra musim mereka dengan kemenangan 1-0 atas Club America hari Sabtu lalu.

Gelandang baru Morgan Schneiderlin dan Bastian Scweinsteiger mencatatkan debut mereka dalam pertandingan itu, tetapi Mata mengatakan dia tidak terlalu peduli terkait kemungkinan hilangnya satu tempat di skuad utama.

“Ketika anda bermain untuk sebuah tim papan atas, anda selalu tahu jika anda harus berada di tingkat terbaik anda untuk bisa bermain,” ungkap pemain asal Spanyol ini. “Ada banyak sekali persaingan untuk memperebutkan tempat di skuad utama, tetapi saya selalu yakin dengan diri saya sendiri.

“Jika anda bermain untuk sebuah tim seperti Manchester Untied, anda akan selalu harus bersaing untuk mendapatkan tempat tersebut.”

Rekan setim Juan Mata Phil Jones juga membahas tentang peluang United untuk merebut gelar, mengatakan: “Sekarang kami punya skuad yang bisa melakukannya dan tidak ada alasan lagi kenapa kami tidak bisa.”

“Itulah tujuannya [memenangkan Liga Primer]. Itulah apa yang ingin kami lakukan sekarang.”

United jadi salah satu tim tersibuk di bursa transfer kali ini, membeli empat pemain sejauh ini, dan CEO Ed Woodword telah memastikan dia masih punya daftar target lainnya yang bisa dibeli jika manajer Louis van Gaal merasa tambahan lainnya diperlukan.

“Pada dasarnya ada sejumlah nama lain karena kami melacak segala sesuatu,” ungkapnya.

Man United masih belum sepakati harga transfer Robin Van Persie

 

Manchester United masih belum menyepakati jumlah pasti dengan Fenerbahce terkait transfer penyerang tajamnya Robin van Persie.

Pemain internasional Belanda ini dikenalkan sebagai pemain Fenerbahce di sebuah upacara perkenalan di Sukru Saracoglu Stadium di Istanbul hari Selasa lalu setelah pemain ini menyetujui kontrak berdurasi tiga tahun.

Tetapi nilai transfer sendiri belum disepakati antara kedua klub setelah van Persie menandatangani kontrak yang bernilai setidaknya 3,4 juta per tahun dalam gajinya, termasuk bonus-bonus.

Diperkirakan bahwa Manchester United tidak mau menerima uang yang besar untuk van Persie.

Sementara itu Setan Merah dieritakan terus mengintensifkan usaha mereka untuk mencari pengganti pemain internasional Belanda ini, dengan Daily Express yang memberitakan mereka dengan kepindahan penyerang asal Paris Saint-Germain Edinson Cavani.

Robert Lewnadowski adalah pemain lain yang diberitakan dengan klub ini di media tetapi agen pemain internasional Polandia ini bersikeras perlu setidaknya 35 juta pons untuk bisa memboyong penyerang ini dari Bayern Munich.

Kapten Wayne Rooney adalah satu-satunya penyerang senior yang dimiliki Louis van Gaal saat ini untuk tur pra musim ke Amerika Serikat.

United akan memulai pertandingan menghadapi tim asal Meksiko Club America di Seattle hari Jumat ini sebelum terbang ke San Jose, di mana mereka akan menghadapi San Jose Earthquakes dan Barcelona.

Tur selama dua setengah minggu ini akan berakhir dengan sebuah pertandingan di Chicago menghadapi Paris Saint Germain.

Sementara itu, Robin van Persie menegaskan bahwa dia memutuskan pindah ke Fenerbahce ke Manchester United bukan karena kecewa.

Van Persie memutuskan hengkang setelah melewati musim perdana yang spektakuler ketika dia jadi pencetak gol terbanyak di Inggris sekaligus membawa Setan Merah menjuarai gelar Liga Primer ke 20 mereka.

Akan tetapi, musim kedua bersama David Moyes berubah jadi mimpi buruk. Musim ketiga bersama kompatriotnya Van Gaal terbukti tidak berhasil ketika di saat bersamaan masalah cidera juga sangat mengganggu penampilannya.

Raheem Sterling absen dalam tur Liverpool ke Thailand

 

Liverpool tengah dalam pembicaraan lancutan dengan Manchester City terkait proses pembelian penyerang muda mereka Raheem Sterling, yang dipastikan tidak bergabung bersama skuad ke Thailand hari Minggu lalu untuk mengadakan tur pra musim.

Sterling pada hari Sabtu lalu dimasukkan ke dalam skuad 30 nama pemain Liverpool untuk tur mereka di Thailand, Australia dan Malaysia, akan tetapi perkembangan terbaru hari minggu lalu terkait potensi kepindahannya ke klub Liga Primer – yang diyakini akan jadi Manchester City – berarti dia tidak akan ikut terbang bersama rekan setimnya yang lain.

Ketika masih belum ada kesepakatan yang disetujui, diperkirakan pembicaraan terkait transfer ini akan melaju dan bahwa Liverpool telah memilih untuk meninggalkan Sterling untuk melihat apakah kesepakatan ini bisa dicapai atau tidak.

Sebelumnya Liverpool telah menolak dua tawaran awal untuk Sterling dari Manchester City – di mana tawaran kedua diyakini ada di kisaran 40 juta pons.

Sterling juga absen dalam sesi latihan pra musim awal pekan lalu, menyebutkan bahwa dirinya sakit ketika dia melewatkan sesi latihan hari Rabu dan hari Kamis sebelum melapor pada hari Jumat lalu. Dia melapor untuk bertugas bersama dengan sisa skuad yang lainnya di Melwood hari Minggu pagi lalu – tetapi rupanya dia tidak ikut bersama mereka ke bandara.

Liverpool terbang ke Bangkok hari Minggu lalu jelang pertandingan persahabatan mereka menghadapi Thai All Stars pada hari Selasa nanti.

Sterling, 20 tahun, bergabung dengan the Reds dari akademi QPR pada tahun 2010 dan sejauh ini telah mencatatkan 129 penampilan untuk klub, dan mencetak 23 gol.

Dia mencatatkan debut senior tim nasional Inggris di tahun 2012 dan telah mencetak satu gol dalam 16 penampilan bersama three lions.

Hubungan Sterling dengan manajemen Liverpool terus menurun sejak awal tahun ini ketika dia memutuskan untuk menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan oleh pihak klub, meski Brendan Rodgers mengatakan bahwa dia telah ditawari jumlah yang fantastis oleh klub asal Merseyside ini.

Liverpool sangkal Raheem Sterling tidak mau bermain lagi dengan Brendan Rodgers

 

Sumber terpercaya Sky Sports memperkirakan bahwa Raheem Sterling ingin hengkang dari Liverpool karena dia tidak mau lagi bermain untuk manajer Brendan Rodgers – sebuah pernyataan yang secara tegas langsung dibantah oleh klub.

Pemain berusia 20 tahun ini melewatkan sesi latihan kemarin, tetapi dia sempat ada di Melwood hari Selasa lalu di mana dia menghadiri pertemuan 25 menit bersama bos the Reds tersebut.

Sumber Sky Sports memperkirakan bahwa Rodgers menekankan keinginan dia agar pemain internasional Inggris ini tetap bertahan di klub, mengklaim bahwa jika Sterling menginginkan uang lebih, maka dia yakin bahwa kesepakatan bisa dicapai antara pemain muda ini dan juga petinggi Liverpool.

Akan tetapi, dikabarkan bahwa Sterling membalas situasi itu dengan memberitahu Rodgers bahwa perhatiannya bukan tertuju kepada uang atau klub itu sendiri, tetapi malahan dia tidak ingin bermain untuk manajer, sesuatu yang sekarang disanggah oleh Liverpool.

Skuad Liverpool akan terbang ke Australia dan Timur Tengah hari Minggu ini untuk memulai latihan pra musim mereka tetapi sumber Sky Sports mengatakan Sterling mengindikasikan bahwa akan jadi kebaikan semua orang jika dia tidak bergabung dengan tur tersebut.

Ketakutan terbesarnya adalah keberadaannya dalam tur tersebut akan mengalihkan fokus dari manajer dan juga para pemain baru, meyakini bahwa lebih baik dia tetap tinggal di Melwood dan terus berlatih sendirian.

Manchester City telah melayangkan dua tawaran resmi bagi Sterling tetapi ditolak dan pakar sepak bola Sky Sports Jamie Carragher mengatakan bahwa pemain muda berbakat ini bahkan terlalu merisikokan reputasinya dengan menolak untuk bergabung dengan tur tersebut.

Spekulasi terkait masa depan Sterling dimulai sejak awal musim ini dengan Liverpool yang berminat untuk mengikat pemain 20 tahun ini dengan kontrak jangka panjang. Tahun berganti dan pembicaraan terkait kontrak ini masih ditahan oleh pemain yang bersangkutan. Kabar kencang yang beredar mengatakan bahwa Sterling ingin segera hengkang meski dia masih memiliki 2 tahun kontrak tersisa.

Saya selalu bermimpi mengangkat trofi Copa – Claudio Bravo

2-claudio-bravo-cile-copa-americaKiper La Roja ini memainkan peran penting dalam kemenangan adu penalti Cile atas Argentina dengan mementahkan tendangan Ever Banega dari titik putih.

Claudio Bravo sangat senang bisa mencapai mimpinya menangkan Copa America 2015 bersama Cile.

La Roja bertemu dengan Argentina di final di Estadio Nacional hari Sabtu lalu, tetapi 120 menit pertandingan normal masih gagal untuk menghasilkan satu pun gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan lewat drama adu penalti.

Tim asuhan Jorge Sampaoli tampil sebagai juara dari adu penalti tersebut, dengan Bravo yang berhasil mementahkan tendangan Ever Banega dari titik putih setelah Gonzalo Higuain juga melambung tinggi dan Alexis Sanchez pun muncul sebagai pahwalan malam itu dengan tendangan penentu.

Kemenangan ini berarti Cile berhasil mendapatkan trofi untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, dan penjaga gawang ini sangat senang bisa mencapai salah satu dari tujuan karirnya ini.

“Saya selalu bermimpi mengangkat Copa satu hari nanti,” ungkap Bravo kepada wartawan.

“Inilah momen itu. Kami harus meninggalkan sejarah negatif di belakang kami. Trofi ini didedikasikan untuk semua masyarakat Cile.”

La Roja tersingkir dari Piala Dunia di Brasil tahun lalu dalam drama adu penalti menghadapi tuan rumah, dan Bravo yakin hasil itu membuat mereka berada dalam penampilan yang lebih meyakinkan kali ini.

“Kami punya pengalaman dari Piala Dunia. Saya memberitahu rekan setim saya bahwa mereka akan melewatkan dua penalti dan kami akan menang,” tambahnya.

Rekan setim Arturo Vidal – yang dihadiahi gelar MasterCard Man of the Match atas perannya dalam kemenangan itu – juga mendedikasikan gelar tersebut kepada masyarakat Cile dan menyebutkan bahwa Cile pantas jadi pemenang.

“Rakyat Cile butuh sebuah kemenangan, sesuatu yang indah seerti jadi juara Copa America adalah satu hal yang saya anggap dibutuhkan Negara ini,” ungkap Vidal setelah pertandingan.

“Sekarang kami harus berjuang keras untuk Piala Dunia selanjutnya, tetapi hari ini kami mengambil langkah luar biasa dan generasi ini pantas mendapatkannya.”

Santa Cruz dan Gonzalez lewatkan partai hadapi Peru

2-paraguay-santa-cruz-copa-america

Potensi lini depan La Albirroja menerima pukulan telak ketika dua pemain inti mereka dipastikan tidak akan terlibat dalam pertandingan untuk memperebutkan tempat ketiga Copa America 2015.

Paraguay akan bermain tanpa Roque Santa Cruz dan Derlis Gonzalez ketika mereka harus menghadapi Peru dalam pertandingan perebutan tempat ketiga hari Jumat waktu setempat tanggal 3 Juni di kota Concepcion.

Penyerang legendaris Santa Cruz terpaksa ditarik keluar lapangan dengan cidera hamstring di babak pertama dalam kekalahan semi final timnya yang memalukan 6-1 dari Argentina, sementara Gonzalez, yang mencetak gol penyeimbang dan tendangan penalti penentu menghadapi Brasil di babak perempat final, juga digantikan di awal pertandingan dalam pertemuan menghadapi Argentina setelah jatuh tanpa sengaja.

La Albirroja saat ini fokus untuk bisa finis di tiga besar dua kali berturut-turut setelah kekalahan final 2011 di Copa America setelah kalah dari Uruguay tetapi pelatih kepala Ramon Diaz masih harus mempersiapkan diri untuk pertandingan penting lainnya tanpa pemain pilihan pertamanya.

Menurut dokter Manuel Aguilar, dokter ortopedi Paraguay, kedua pemain tersebut menderita otot tertarik di paha kanan mereka, membuat mereka tidak bisa ambil bagian lagi dalam kompetisi ini.

Sementara itu, anggota skuad nasional lainnya masih perlu diuji sebelum mantan bos River Plate ini tahu siapa yang akan siap untuk pertandingan hari Jumat nanti menghadapi Los Incas.

Penyerang lain, Nelson Haedo Valdez menderita bengkak di paha kirinya sementara pemain bertahan Cerro Porteno Bruno Valdez juga menderita cidera yang sama di daerah yang serupa.

Akan tetapi, gelandang kuat San Lorenzo Nestor Ortigoza diperkirakan akan kembali pulih setelah melewatkan pertandingan penyisihan menghadapi Brasil dan Argentina.

Sementara Peru, Jefferson Farfan satu-satunya pemain yang diragukan setelah dia ditarik dari sesi latihan hari Rabu lalu untuk beristirahat memulihkan engkelnya, tetapi bisa saja tampil dalam laga hari Jumat nanti.

Los Incas finis ketiga dalam Copa America empat tahun lalu setelah bintang mereka Paolo Guerrero mencatatkan tiga gol untuk mengalahkan Venezuela 4-1.

Pemain hebat tim standar

2-argentina-copa-america

Albiceleste lagi-lagi menampilkan permainan yang kurang mengesankan ketika mereka gagal menembus Reggae Boyz meski menguasai pertandingan di Vina del Mar.

Akan sangat mudah menyalahkan tekanan yang datang karena jadi tim favorit di turnamen internasional sebesar Copa, tetapi kenyataan adalah Argentina bermain tidak seperti seharusnya sekarang.

Kemenangan 1-0 yang biasa atas Jamaika di Vina del Mar mungkin telah memastikan mereka mencapai puncak Grup B Copa America, tetapi Albiceleste terlihat sangat kesulitan menghadapi tim yang berada di peringkat 65 dunia ini.

Hasil ini bukan cerita baru. Dunia nampak menunggu-nunggu tim Argentina yang luar biasa untuk beberapa waktu, tetapi mereka kini harus menunggu lagi.

Di Piala Dunia 12 bulan lalu, tim asuhan Alejandro Sabella mengempaskan Bosnia Herzegovina, Iran dan Nigeria dengan kemenangan tipis di fase grup dan sulit memperlihatkan materi juara mereka setelahnya meski berhasil mencapai final. Kita nampaknya menghabiskan seluruh turnamen ini menunggu Argentina benar-benar bangkit.

Dan hal yang sama terjadi sekarang. Setelah menyia-nyiakan keunggulan 2-0 menghadapi Paraguay gara-gara 30 menit akhir di La Serena, tim asuhan Gerardo Martino hanya bisa mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Uruguya. Hasil berbeda seharusnya terjadi menghadapi underdog Winfried Schafer, khususnya karena mereka datang dengan pagar 10 pemain yang sudah diprediksikan.

Tapi masih saja Argentina belum menemukan gripnya. Susunan pemain apa pun yang Martino coba sejauh ini di CIle, kohesinya belum ada. Pertanyaannya sering kali ditanyakan mengapa Lionel Messi – mencatatkan penampilan ke 100 nya di timnas – tidak pernah memberikan hasil maksimal kepada negaranya seperti yang dia lakukan pada klubnya.

Tapi ketika di Barcleona terdapat dinamika di lini tengah yang bukan hanya memberi bola tetapi juga mendukung peraih gelar Ballon d’Or empat kali ini, departemen lini tengah Argentina sering kali hanya memberikan bola kepada lini depan dan hanya menunggu mereka menghasilkan sihir.

Entah Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, Angel di Maria, Carlos Tevez atau Messi, tidak ada di tim ini yang saat ini mampu memberikan level klub di fase sekarang ini.

Argentina berhasil balaskan dendam atas Uruguay di Copa America

 

Tim asuhan Gerardo Martino memang tidak memenangkan banyak angka terkait gaya bermain dalam kemenangan 1-0 atas Uruguay, tetapi sudah menunjukkan bahwa mereka mampu meraih hasil penting ketika dibutuhkan.

Gerardo Martino akan jadi sangat lega. Pelatih Argentina ini menyaksikan timnya berhasil mengatasi tim ultra-defensif Uruguay hari Selasa lalu untuk mencatatkan kemenangan pertama mereka dalam ajang Copa America. Bukan permainan yang indah, tetapi memang tidak harus begitu.

Jelang pertandingan ini, Martino membicarakan tentang gaya dan pentingnya memainkan cara tertentu dengan Argentina. Tetapi membiarkan dua angka pergi dengan memungkinkan kecolongan dua gol hadapi Paraguay hari Sabtu lalu, sebuah kemenangan adalah yang terpenting dalam partai ini.

Uruguay membuat kesulitan dengan penjagaan ketat, pelanggaran konsisten dan pertahanan yang sangat dalam. Untuk sesaat mereka nampak membuar Argentina frustrasi seperti saat pertandingan hasil imbang 0-0 di perempat final Copa 2011, saat mereka harus kalah dalam adu penalti dari tim yang dilatih oleh Oscar Tabarez.

Tetapi satu momen inspirasi datang dan mengubah segalanya. Javier Pastore, ditempatkan di lini tengah bersama Lucas Biglia ketika Ever Banega dicadangkan, mengeluarkan skill luar biasa untuk mengatasi dua pemain belakang di sisi kanan dengan umpan manis kepada Pablo Zabaleta, yang umpan silang kerasnya langsung disundul tepat waktu oleh Sergio Aguero di dekat tiang gawang.

Martino, yang saat melatih Barcelona kesulitan untuk menyamai kondisi fisik dan defensif lawan-lawannya (terutama Atletico Madrid dalam enam pertemuan berbeda) di musim 2013-14, terpaksa dikeluarkan wasit di awal pertandingan dan harus menonton timnya dengan tegang ketika mereka gagal untuk memanfaatkan keunggulan dan Uruguay nyaris menyamakan kedudukan di sudut lain.

Tendangan kaki kanan Diego Rolan melenceng tipis di atas tiang gawang, sementara Alvaro Gonzalez menembakan tendangan jarak jauh beberap amenit kemudian dan Sergio Romero melakukan penyelamatan gemilang dari usaha Abel Hernandez di menit akhir.

Penampilan Argentina jauh dari meyakinkan, tetapi kali ini mereka mampu mempertahankan keunggulan tiga angka mereka.

Falcao gagal ketika Kolombia ditaklukan oleh Venezuela

2-falcao-kolombia-copa-americaTim bertabur bintang los Cafeteros harus mempertimbangkan kembali posisi dari penyerang terkenalnya ini ketika mereka bahkan gagal memberikan ancaman dalam kekalahan Copa America 1-0 mereka, ungkap Peter Staunton.

Kolombia tidak diragukan lagi punya kualitas yang lebih baik tetapi pemain bintang mereka tidak bisa bersatu. Malahan tim ini justru ditaklukan oleh tingkat kepintaran dan organisasi yang superior dalam kontingen Venezuela di Rancagua. Inti dari kemenangan 1-0 bagi the Vinotinto adalah mereka lagi-lagi mengancam untuk menggagalkan susunan kekuatan sepak bola di Amerika Selatan.

Di edisi 2011 tim ini menahan Brasil tanpa gol di pertandingan pertamanya sebelum berhasil membobol masuk ke semi final. Masih banyak pemain yang tampil di edisi 2015 ini dan dalam diri Oswaldo Vizcarrondo khususnya tim ini punya seorang pemain yang menyoroti pendekatan terkonsentrasi dan dahsyat yang masih terlihat jelas meski 4 tahun berlalu.

Meski demikian tidak ada tanda bahwa Venezuela akan datang ke turnamen ini dan mengulangi sukses 2011 dan pastinya tidak dengan melawan tim Kolombia yang ada di peringkat empat dunia. Venezuela finis keempat dari bawah dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Amerika Selatan dan hanya menikmati kesuksesan kecil atas Honduras dan Peru dalam perjalanan menuju turnamen ini. Mereka bahkan kalah dari Jamaika.

Akan tetapi, mereka datang bersama ke sini dan tim menunjukkan rencana bermain yang sempurna. Kolombia dibuat frustrasi oleh kemampuan Venezuela untuk mengunci lini tengahnya dengan ruang yang sangat sedikit yang diberikan kepada James dan kawan-kawannya untuk melancarkan sihir mereka. Gol tunggal itu, ketika datang, cukup bisa diprediksi terkait cara gol itu mungkin dicetak oleh Venezuela. Pemain sayap Ronald Vargas dan Alejandro terlalu cepat dan lihai bagi lini bertahan Kolombia malam itu. Mereka saling bekerja sama sebelum Salomon Rondon mengarahkan sundulan ke sudut gawang David Ospina.

Bisa saja lebih buruk bagi Kolombia karena bahkan justru Venezuela, lewat Guerra dan Vargas, yang terlihat punya lebih banyak peluang di babak pertama.